Posts filed under 'Puisi'
Tak Bertepi
Ketika jemari lemah ini terkepal
mencari suatu kekuatan yang tersembunyi
menarik, menahan dan melepaskan
warna-warnapun bermunculan dari balik kelopak mata yang terpejam
merah jingga, hijau, coklat, kuning, abu-abu dan ungu
Sebentuk hati mencuat dalam hening
nyaris tak bermakna bagiku
letih jiwa dalam penat yang mendera
dan hasrat hati yang mesti dikubur jauh dilubuk yang terdalam
perlahan mulai merona
memberi kesegaran dan ketenangan
kugapai sesuatu
namun gamang terasa nurani
inikah jalan-Mu ya Robbi ?
atau aku tenggelam dalam kegelapan tanpa cahaya-Mu di terangnya dunia yang Kau cipta
tapi……
masih ada secercah rindu yang tak bertepi.
Add comment January 8, 2009
rangkaian kata di malam selasa
beberapa bait yang tertuang di hape…..
bait i
betapa sulitnya memendam sesuatu dalam jiwa
yang memberontak mencari pembenaran
suatu yang membara dalam kebekuan yang diciptakan
dan tiap detik terasa sangat lamban
aku benci rasa yang mendera jiwa
aku benci tak mampu menguak tabir ini dengan jemariku
aku nyaris meretakkan dinding hati
tapi aku tetap disini
tak beranjak dari takdirku…
bait ii
Rasa ini menghentak
bagai senar dawai yang ditarik
menggerogoti keping hati dan jiwa
kering terasa dalam bara yang menyergap
tapi apakah kau peduli
atau membiarkan duri ini terus menusuk hati
menggorekan luka, berdarah, bernanah dan membusuk dalam jiwa?
bukan aku tak peduli
tapi aku tak mau resah menggantung jiwa
pedih dan teramat sakit
bait iii
dan semua adalah kesia-siaan
tak satupun rela itu berjaya
sepi menebar
gangga mengaliri pipi
duka biarlah tetap menjadi duka
tak layak lebur dalam dosa
selama masih ada tawa tersisa
Add comment October 22, 2008
senja di bulan ramadhan
rembang senja kemarin
ketika mengalir begitu saja sebait kata dalam benakku
entah mengapa, selalu ikut terbawa dalam arus yang tak kulalui bersama
dan selalu tersadar setelah sekian banyak membuka kata
matahari menggulirkan sinarnya dan gelap mulai melingkup
hujan mengguyur basah disertai angin keras
sepi sesaat, lalu gema adzan berkumandang
Alhamdulillah
satu lagi hari berpuasa mampu dilewati, semoga tanpa cela
semoga hujan yang turun membawa berkah
sirnanya panas yang mendera muslim seantero jakarta
dan datangnya kesejukan yang meresap hingga ke dalam jiwa
aaamiiin.
Add comment September 25, 2008
Yang terTinggal
*
dan waktu bergulir tanpa lelah tapi kelelahan ini menggantung di jiwa tepis segala harap yang pernah mendominasi mengurai benang yang kian kusut ada bongkah rindu yang tertinggal menggelepar sendiri dalam kelam menatap bintang timur nun jauh sepi meradang dalam hening yang kian pekat dalam jeda yang masih tersisa tertumpah sudah penat yang terbawa namun berat masih menghimpit meski beban telah luruh
Add comment August 12, 2008
Sepi
* Sepi diam dalam ramai menghitung jejak yang masih nampak tanpa tahu kemana arah dituju sepi menyergap dalam riuh tak ada suara yang masuk ke telinga semua berdengung bagai lebah tak terfokus pada satu titik mengembang ke angkasa diam dalam ruang tak berpori pengap di hati kemana belahan jiwa pergi akankah waktu membawanya kembali sepi tanpa perih tanpa makna dan tanpa harap kosong, hampa dan waktu terus berputar pada poros dan rotasi bumi mengendapkan buih2 yang mulai lelah sepi kemana keramaian berkelana biasnya hilang diterpa matahari siang hari dalam terik yang menyengat wajah tak ada jejak nada yang singgah sepi dan aku sangat merindukan merindukan kerinduanmu setetes mengalir dipipi adakah penawar yang akan diberi??
Add comment August 5, 2008
Tak semudah bicara
*
*
ketika kubenamkan diri dari duniamu kuberharap semua akan baik2 saja kuberharap semua akan kembali seperti sebelumnya sebelum kita pernah bicara ketika kubenamkan diri dari duniamu membuat komitmen yang sebenarnya aku menolaknya menyiasati hati yang terluka dengan damai aku mencoba dengan tenaga sekuat raksasa dan menghabiskan semua energi yang ada ketika kutenggelamkan namamu dari daftar di memoriku aku berharap semua menjadi biasa semua akan baik2 saja’ tapi ternyata tidak selalu ada waktu dimana jari ini mencari goresan yang masih tersisa darimu mencari sebuah makna yang mungkin tertinggal dari kata yang tersembul dan tak lagi bermakna “harus kuat.tentukan arah hidupmu. tatap dunia ke depan. hargai orang2 di sekelilingmu yang mencintai dan dicintai, serta menaruh harapan padamu.” itu lah kata terakhir yang tak pernah kuhapus setelah “pagiku pagimu, cahayaku mataharimu” dan berharap suatu ketika kegembiraan itu datang kembali menyapa setiap pagi dan petang karena ternyata semua tetap sama tetap tak bergeming dari tempatnya mungkin karena semua tak semudah bicaraAdd comment August 4, 2008
menang
alamak kok ada yang menyusup awas yah kalo ketangkep pasti aku pites biar ga bisa lagi nafas dug kupukul dengan kekuatan penuh agar segera terkapar menghembuskan nafas yang tersengal-sengal paruh dan kuteriakan satu kata Menang....! yah aku sudah menang menang melawan si penyusup dia terkapar tak berdaya dan doa yang terkabul dari sekian banyak yang mengamini sekian banyak yang meyakini aku menang akulah sang juara penakluk sang penyusup dan hening menyelimuti aku menang tapi juga terkapar lelah lelaaaaaaah sekali hingga nyaris terhenti denyut nadi tapi harus segera bangkit dan berlari menyiasati yang tertinggal menata yang berantakan dalam pertempuran dan menyambut cinta dari bola mata tanpa dosa aku cinta kalian.... selamanya dan tak kan pernah pudar
Add comment July 23, 2008
ga perlu dibaca
hari ini gue lagi puyeng
puyeng karena hidung yang bocor
gue ingin nulis yang error dan horor
tapi gue juga takut belor
ih gue kok gini yah
temen gue lagi sedih
laptop barunya mau dibanting suaminya
karna dia takut istrinya chatting
takut istrinya ikutan milis
norak deh
hari gini masih ada yang berfikir begitu
kebebasan fisik aja udah banyak yang mengurung
masa kebebasan berfikir di dunia maya masih harus dikukung
padahal kan tidak merugikan
malah menguntungkan
menambah wawasan, menimba ilmu
hanya bagi yang mau
kenapa juga gue jadi marah
toh dia bukan suami gue
dan memang gue ga pernah browsing di rumah
karena dude dan tiara lebih berharga
iiiiiiiiiiihhhhh tapi bukan ini
bukan ini yang mau gue ungkapkan
gue lagi ingin mengungkapkan
bahwa gue juga punya perasaan
ya iya lah pasti punya
gue kan manusia
dan gue bisa menulis suka-suka
disini
di blog yang gue lagi buka
kalo kemarin gue masih bisa seenak udel di tempat yang lain
tapi sekarang udah ga bisa
bukan salah siapa-siapa
gue juga sih yang salah
salaaaaaaaaaaaaaaah bangeet
tapi gimana
sudah terlanjur boooo
gue memang lagi begitu
mungkin besok, atau lusa juga sudah berubah
sudah tidak begitu lagi
gue takut
gue risih
gue takut marah
gue takut cemburu
cemburu?
sama siapa
norak banget yah gue
karna gue tahu
karna gue ngerti
apa yang elo ga tahu
apa yang elo ga ngerti
udah deh
tangan gue mulai pegel
hidung gue mulai plong
nafas gue udah lega
mudah-mudahan
besok gue udah baik
sembuh dari sakit
sakit beneran dan sakit jiwa
hihihihihi
gak perlu sampai rumah sakit jiwa sih
belum akut
tapi kalo dibiarin bisa bahaya
mengganggu stabilitas hati, perasaan dan logika
ih
gue gak mau kehilangan logika
apalagi nurani….
bisa bahaya, bisa lupa Yang Kuasa
tuh waktu ashar dah tiba.
2 comments June 20, 2008
SEMOGA
Sepi tiba-tiba melingkup
hening senyap menyergap
terasa merinding bulu kuduk
ketika kusadari hari mulai gelap
nanar kulihat pandang mata mereka
satu persatu kupeluk tuk beri kekuatan jiwa
tak perlu takut pada sesuatu yang tak nampak
tak perlu takut pada sesuatu yang tak pasti
ada kekuatan semesta yang selalu melindungi
kekuatan Sang Maha yang tak terkalahkan siapapun
juga mahluk laknat bernama kuntilanak
malam beranjak turun dengan cepat
dan pergi dengan sangat lambat
namun kupastikan diri
kupastikan semua akan baik-baik saja
karena Alloh ada dalam kekuatan iman
yang memenuhi rongga dada.
selalu kupanjatkan doa
semoga kami mendapat kasih sayang-Nya
mendapat kekuatan besar yang dimiliki-Nya
tuk selalu berada di jalan-Nya
aaamiiin.
Add comment May 2, 2008
Sesuatu dalam hati
Ketika sesuatu menyentuh hati
tidak lewat kata atau suara
tidak juga lewat tatapan mata
hanya sebentuk tanda setelah titik dan koma
terbentuk seulas wajah
yang tiba-tiba memenuhi rongga mata
samar tak terbentuk nyata
namun selalu datang
memberi suatu kekuatan yang besar
untuk selalu datang dan datang lagi
mengisi kursi luang di depan kompi
dan keinginan untuk kembali
mengisi ruang yang terasa sepi dalam bingar musik
dan tatapan tajam menusuk hati
dimana keadilan enggan berdiri tegak
dan ketakutan kadang menyelimuti
sesuatu itu
memberi makna tersembunyi dalam hati
menghadirkan bintang-bintang di pagi hari
dan sinarnya tak redup oleh mendung tebal di kaki langit
gemerlap mata tanpa adanya kasih
sesuatu…..
yang jauh tak terjangkau
tapi menyentuh kalbu
terima kasih …….. untukmu
yang menghadirkan sesuatu untukku
1 comment March 12, 2008