Posts filed under 'mekanik'
Dinding Terkena Minyak Goreng
Pernah mengalami kejadian dinding terkena atau kecipratan minyak goreng? Saya pernah mengalami hal seperti ini . Ketika itu rumah yang ditempati belum cuma ada dua kamar yang dinding penghubungnya juga belum dibuat, apalagi dapurnya….. wuih masih jauh banget bro. Akhirnya kegiatan masak memasak dilakukan di kamar depan dan tidur dibagian belakang. Alhasil dinding itu kecipratan minyak untuk menggoreng.
Awalnya sih tidak jadi masalah, karena ketika kamar itu sudah digunakan sesuai fungsinya bercak-bercak di dinding tertutupi oleh tempat tidur. Namun ketika saya menggeser posisi tempat tidur baru kelihatan bahwa warna dinding tersebut tidak sama dengan dinding yang lainnya.
Ketika melihat ke plafon yang mestinya berwarna putih saya juga merasa kecewa karena disana ada bercak-bercak air hujan yang terjadi ketika pembuatan talang yang salah mengakibatkan kebocoran yang besar. Warna coklat dan kehitaman mendominasi bagian-bagian yang terkena air.
Akhirnya pulang kerja mampir ke toko bangunan, beli cat minyak warna putih, kuas, kape, dan amplas. Sampe di rumah langsung buka atribut ganti celana pendek dan kaos, pasang penutup mulut dan hidung, pakai kaca mata bening, bongkar tempat tidur, ambil tangga dan mulai deh kerja…. Pertama kali yang harus dilakukan adalah membersihkan plafon dari jamur dan kotoran-kotoran yang menempel dengan menggunakan kape, lalu di amplas sedikit dan mulai deh dipoles dengan cat minyak. Selesai urusan dengan plafon turun lagi ke dinding….. amplas bagian dinding yang terkena cipratan minyak dan poles lagi dengan cat minyak. Warna dinding yang semula biru menjadi belang-belang putih terkena cat minyak.
Berbeda dengan mengecat besi yang cepat kering, ternyata cat minyak yang dipoles ke kayu maupun ke dinding tidak cepat mengering. Jadi hasilnya masih menunggu sampai besok lagi. Biasanya setelah dicat kembali dengan cat tembok yang baru warna belang akan segera hilang. Tinggal memikirkan warna apa yang baik untuk mengganti warna biru….. hmm pink mungkin lebih romantis..
Add comment January 29, 2009
Memperpanjang STNK
Tanggal 20-08-2008 STNK mobil saya habis, dan kabetulan juga dana yang sudah disiapkan jauh-jauh sebelum jatuh tempo digunakan untuk keperluan lain, dan baru tersedia kembali pas tanggal 20nya. Jadilah pada tanggal 20 Agustus tahun ini saya berangkat sendiri untuk mengurus STNK tersebut. Jam 11 saya berangkat ke Mobil STNK keliling yang sedang bertugas di depan pos Polisi depan Taman Makam Pahlawan Kalibata. Sampai disana ternyata pengunjung yang sudah mengantri sangat banyak jumlahnya.
Begitu sampai di mobil saya cari tempat untuk meletakkan berkas, tapi ternyata sudah ditutup. Tanya kanan dan kiri, ternyata sudah ditutup sejak jam 11.00 WIB, karena jaringan komputer yang digunakan terputus. Tapi saya gak mau menyerah, berkas saya serahkan ke bagian penerimaan pembayaran dan diterima oleh pak Polisi yang masih muda mungkin masih brondong juga…..
tunggu punya tunggu, akhirnya jam 12.00 WIB pak Polisi memutuskan bahwa jaringan komputer tidak bisa digunakan, jadi semua berkas dikembalikan……. huh sebel banget. Padahal sudah sekian banyak orang yang menunggu dari pagi untuk bisa mendapatkan STNK atau SIM baru, tetapi ternyata pelayanan yang diharapkan tidak memuaskan.
Karena tanggal ulang tahunnya hari itu juga, terpaksa deh saya harus pergi ke Komdak. Ditemani oleh seorang teman, kamipun meluncur ke sana. Begitu sampai langsung masukkan berkas ke bagian pendaftaran, dapat nomor 194A. Sambil menunggu kamipun sholat dzuhur dulu di musholah. Kurang lebih 15 menit kemudian nomor di panggil, lalu ke bagian pembayaran. Wah ternyata pajak kendaraan mengalami kenaikan nih, tahun kemarin ga sampai 800k sekarang malah di atas 800k. Sambil bayar tak lupa bilang “print ya pak”……. dan 20 menit kemudian STNK baru sudah ada ditangan.
Sayang STNK sekarang jelek banget, kertasnya tipis, lebar dan tidak sesuai dengan lebar plastik pelindung yang diberikan. Buat saya yang penting sudah ada STNK baru, jadi kalo mau kemana-mana sudah aman.
Add comment September 17, 2008
MX tak berTenaga
beberapa hari yang lalu, ketika aku berangkat ke kantor dengan mengendarai Jupiter MX kesayangan ada yang terasa beda….. lho kok berebet di gigi 3 dan nyaris tak bertenaga di gigi 4. Wah kenapa nih. sambil jalan terus, yang maksimal kecepatan cuma 70 Km/jam.
Pulang kerja juga sama tuh motor kok hilang tenaganya, ga seperti biasa yang bisa buat ngepotin Tiger yang suaranya mbrut..mbrut…. dan tarikannya yahud banget (kalo gue cowok pasti gue milih motor ini). Pasti ada yang ga bener nih, tapi apanya yaaaa…. secara motor ini masih baru 8 bulan (delapan bulan kok baru yah?) dan itu juga belum genap.
Teka-teki itu terjawab sudah keesokan paginya. Ketika aku stater dan melihat chucknya yang full kebuka…
oalaaaaaaaaaaaaaaaah ternyata itu toh yang menyebabkan MX kesayangan ku tidak bertenaga……
2 comments July 21, 2008