Posts filed under 'Kehidupan'
Stroke dan Serangan Jantung
Malam itu sudah pukul dua menjelang dini hari saya mendadak terbangun dari tidur, karena ada suara berderik dari loteng kamar. Saya sangat tegang dan agak merasa takut, dengan konsentrasi tinggi saya mendengarkan suara itu, mencoba menganalisa suara jangkrik atau suara ular. Karena suami saya pernah bilang kalau suara ular mirip-mirip suara jangkrik kecil. Beberapa minggu yang lalu tepatnya pada hari jum’at pagi ada seekor ular yang jatuh dari loteng, menurut teman yang mengerti ular, itu adalah sejenis sanca. Dan baru tadi pagi tetangga sebelah rumah bercerita tentang seekor ular sendok yang ada di depan rumahnya.
Perlahan, saya sentuh kaki suami agar jika terbangunpun tidak akan menimbulkan suara dan yang pasti agar tidak membuatnya terkejut. Perlahan saya berbisik, “dengerin ya, suara apa itu di loteng” Suami saya tampaknya serius mendengarkan, dan wajahnya terlihat penuh tanda tanya. Perlahan saya pindah berbaring disisinya dan memeluknya dengan rasa takut yang mulai menjalar. Dalam keadaan darurat biasanya saya tidak mempunyai rasa takut, tapi ketika mata saya terbentur dua sosok mungil disisi pembaringan yang lain, rasa takutpun mulai mencekam.
Suami tidak mengeluarkan suara sampai akhirnya dua ekor cicak keluar dari celah tembok dan suara derik yang menakutkan itupun lenyap. Huaaah…. kami bernafas lega. Ternyata dua ekor cidak yang sedang dimabuk asmara menimbulkan suara berderik.
“Cicak yang kawin, kita yang tegang” komentar suami, dan matapun kembali terpejam untuk melanjutkan tidur yang tertunda.
Belum lagi tidur pulas ketika suara besi di ketok-ketok dengan keras dan ada yang teriak2 memanggil nama saya. Saya langsung melihat keluar dan dua wajah yang sangat saya kenal ada di luar menunggu saya membuka pintu, wajah keponakan dan adik dari istri kakak saya. Saya buka jendela kamar dan teriak “ada apa?”
“Nenek sakit…… cepetan ke bawah” teriak keponakan saya.
Saya langsung keluar membuka pintu dan menyerahkan kunci gerbang kepadanya. Saya ke kamar mandi, sikat gigi, wudhu dan memakai ghamis serta jilbab. Lalu mengingatkan suami untuk memanaskan mobil, takut jika terjadi sesuatu. Sementara saya keluar berboncengan dengan ponakan naik motor.
Sampai disana sudah banyak orang yang berkerumun, ada yang menangis, ada yang memanggil-manggil ibu, ada yang memijat kaki dan tangan, pokoknya semua sibuk berusaha untuk memberikan hal yang bisa mereka lakukan. Saya melihat ibu, wajahnya pucat, tangannya kaku, kepalanya selalu bergerak ke kiri dan matanya melotot tak bisa dikendalikan. Saya segera sadar bahwa ini adalah serangan stroke. Tak lama dokterpun datang dan memeriksa tekanan darah, yang ternyata 220/180 tinggi sekali. Menurut dokter ibu mengalami gejala stroke, dan meminta untuk segera dibawa ke rumah sakit.
Perjalanan ke rumah sakit sebenarnya sangat singkat, dan saya pergunakan sebaik-baiknya dengan memijat tangan kiri yang kaku. Alhamdulillah ternyata tangan yang kaku kembali lemas dan kejang-kejang yang terjadipun berhenti. Ya Allah, selamatkan ibu saya, sembuhkan penyakitnya, do’a saya dalam hati.
Begitu sampai di ruang UGD Rs Pasar Rebo, ibu segera diberi infus, diberi selang oksigen dan diambil darah untuk cek ke laboratorium. Setelah itu dilakukan city Scan Kepala dan foto rontgen thorax. Seiring adzan subuh yang berkumandang, saya tertunduk memandang wajah pucat orang yang melahirkan dan membesarkan saya. Dengan tanpa henti tangan dan kaki terus menerus saya pijat, mencoba untuk memberikan kekuatan tenaga dan mengalirkan kasih lewat kehangatan yang mengalir dari telapak tangan.
Setelah hasil rekam kepala dan hasil laboratorium keluar, dokter menjelaskan bahwa ibu terkena serangan jantung dan darah tinggi yang menyebabkan terjadinya kerusakan di otak bagian kanan sehingga fungsi tubuh di bagian kiri menjadi berkurang dan bisa mengakibatkan terjadinya stroke. Sebagai kelanjutannya harus rawat inap.
Waktu kunjungan dokter specialis jantung (dr. Sjaff) saya mendapat info bahwa ibu mendapat serangan jantung pada hari Sabtu, tapi tidak menyadarinya karena masih ada celah yang dapat dilewati darah dan tidak menyebabkan terjadinya kerusakan otak bagian kanan yang tidak mendapat suplai darah. Dengan ditambah adanya tekanan darah tinggi maka kerusakan fisik yang terjadi akan mengakibatkan stroke. Jadi hendaknya waspadai jika terjadi nyeri di bagian dada kiri, yang mungkin disebabkan adanya serangan jantung ringan yang bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan segera.
Dari pemeriksaan dokter specialis syaraf saya mendapat info bahwa kemajuan yang terjadi pada ibu sangatlah cepat, dan harus tetap dilatih untuk selalu bergerak agar syaraf-syaraf kembali berfungsi secara normal.
Akhirnya Sabtu, 15 November 2008 pukul 22.00 WIB setelah 5 hari menjalani perawatan di rumah sakit, ibu diperbolehkan pulang. Alhamdulillah. Banyak hikmah untuk penyakit ibu kali ini bagi saya, juga bagi anak-anaknya, semoga ilmu yang kami peroleh terus dapat tertanam dalam sanubari dan mengakar sampai akhir hayat, aaamiiin.
Add comment November 18, 2008
Mudik Bareng
Lebaran tahun 1429 H ini jatuh pada Hari Rabu tanggal 1 Oktober 2008. Seperti lebaran sebelumnya, saya, suami dan dua orang anak kecil kami berangkat ke Yogyakarta. Kali ini berangkat mudiknya tidak mengendarai kendaraan pribadi, tetapi mudik bareng Telkomsel tentu saja selain karena gratis juga berharap bahwa dengan naik bus kami tidak perlu bercapek-capek mengendarai mobil. Pagi jam 6 sudah sampai di Senayan, sambil menunggu adik dan rombongan dari Grapari Bogor yang belum sampai saya melihat kegiatan di sekitar parkir timur Senayan. Ternyata selain Telkomsel yang berduet dengan Flexi, juga ada mudik bareng Hemaviton.
Setelah bertemu dengan adik dan keluarganya (mereka suami istri dan satu bayi), maka mulailah mengantri untuk daftar ulang dan mengambil kaos merah Telkomsel. Setelah itu kami menuju bis no 24 jurusan Yogya, Solo dan Madiun. Mengambil posisi tempat duduk dan mendapat paket berupa satu tas kertas merah, Topi Merah dan bantal mungil yang semuanya berlogo Telkomsel. Sementara masih menunggu penumpang lain yang belum selesai dengan urusan yang sama, saya berjalan berkeliling bersama si kecil yang sangat senang melihat suasana yang meriah, penuh dengan warna merah khas Telkomsel dan Hijau khas Flexi. Salah satu stan di pinggir jalan pintu masuk arena, menyediakan kartu perdana flexi gratis yang diserbu banyak para pemudik atau yang mengantar pemudik.
Berangkat jam 9 melewati jalur tol cipularang. Selama keberangkatan dimulai dengan kuis yang dipandu oleh LOnya. Setiap pertanyaan yang bisa dijawab mendapat sebuah kepingan mp3 berisi lantunan religi dan terakhir diberikan sebuah kaos yang lagi2 warnanya merah. Masih ada sebuah kejutan, yaitu pemberian uang makan sebesar Rp. 30.000,- per orang untuk jatah makan. Lumayan berarti berempat dapat Rp.120.000,- dong. Selanjutnya perjalanan melewati Bandung dengan jalan meliuk-liuk yang membuat perut terasa seperti dikocok habis. Setelah keluar keringat dingin sekujur tubuh, akhirnya saya tidak kuat lagi sampai muntah meskipun cuma air yang keluar. Istirahat pertama untuk sholat dzuhur sekitar 20 menit perjalanan dilanjutkan kembali, kali ini saya masih terasa mual dan pusing sampai akhirnya muntah lagi. Kedua anak saya dijaga oleh ayah dan omnya. Sampai Majenang bus berhenti untuk berisitahat dan persiapan berbuka puasa.
Begitu banyaknya pemudik sehingga rumah makan besar yang cuma satu2nya tidak mampu menampung seluruhnya. Sebagian ada yang ke warung bakso, warung soto, warung sate dan karena tidak mendapat tempat akhirnya saya cuma mencari beberapa gelas teh panas di warung yang menjual aneka snack dan minuman soft drink. Setelah minum segelas teh panas dan makan nasi yang dibawa adik plus rendang buatan saya dari hasil pembagian daging dari kantor jumat kemarin, akhirnya saya minum antimo. Ini yang pertama kali lho, sebelumnya saya tidak percaya antimo menyenangkan perjalanan saya……. tapi ternyata bener banget, sampai yogya saya tidak mual, pusing apalagi muntah. Alhamdulillah banget.
Sampai di rumah ngobrol sebentar dan langsung tidur sampai tidak bisa bangun pas waktu sahur, tapi puasa tetap berlanjut. Siang hari setelah mandi keluar rumah ketemu tetangga kiri, kanan dan depan (belakang ga perlu, karena jarang banget ke belakang kecuali mau ke Mesjid). Hampir setiap orang memberi komentar bahwa saya kurus banget, sebagian sih menduga kalo saya lagi diet tapi saya senyum-senyum saja.
Malam takbiran saya sudah membuat opor ayam, ketupat, semur daging, bacem ayam dan sayur kates. Setelah itu istirahat karena anak-anak diajak melihat perlombaan takbir antar mesjid. Mungkin karena terlalu lelah, saya tertidur sampai pagi. Padahal niatnya mau jalan2 keluar menikmati malam takbiran di kampung.
Pagi semua sudah siap untuk berangkat ke lapangan untuk shalat ied , tapi Tiara kok tidak mau bangun dan tampaknya sangat lelah sekali. Ayahnya disandera untuk tidak berangkat…… duh padahal cuma sekali setahun, kok masih gagal juga yah.
Kembali dari lapangan semua warga berkumpul di Mesjid untuk bersalam-salaman. Teriknya matahari tidak mengurangi semangat untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan. Semoga Iedul Fitri kembali membawa berkah dan kesucian dalam hati dan jiwa setiap insan yang merayakannya. Semoga lebaran kali ini benar-benar lebar, lebur dan luber, lebar menerima segala khilaf dan salah orang lain, lebur dalam keikhlasan dan luber dalam kegembiraan nan suci, aaamiiin ya robbal alamiiin.
Add comment October 6, 2008
Ramadhan 2008
Bulan ramadhan sudah berjalan selama 17 hari, tetapi belum banyak kemajuan ilmu ataupun bacaan yang meningkatkan amal ibadah selama ramadhan ini. Terasa agak kosong, karena tidak bisa mengikuti sholat taraweh berjama’ah di mesjid. Semalam mencoba untuk sholat di mesjid bersama anak-anak (mereka harus di ajak, karena tidak ada yang menjaga di rumah), yang ada malah Dude lari-lari ke segala penjuru. Usai sholat Isya langsung bergegas pulang, karena merasa menjadi pengganggu kekhusyuan mereka yang sedang beribadah.
Satu-satunya kegiatan yang masih bisa dilakukan secara jama’ah hanyalah sholat dzuhur di mesjid kantor. Selanjutnya mendengarkan ceramah dari ustadz yang dipilih panitia. Dari sekian banyak ceramah, saya cuma tertarik dengan satu ustadz yang mengulas tentang kehidupan beragama di Indonesia. Ceramah yang disampaikan cepat, dan cenderung lompat-lompat, karena begitu banyak yang harus disampaikan, namun begitu sedikit waktu yang disediakan. Mudah-mudahan masih bisa ketemu Ustadz ini lagi, aaamiiin.
Masih ada waktu 13 hari sampai lebaran tiba, semoga masih diberi kesempatan untuk menambah amal dan pahala di bulan yang mulia ini, aaamiiin.
Add comment September 17, 2008
Merawat Kecantikan Kulit
Tidak semua orang diberi anugrah kulit yang cantik, putih, mulus dan lembut. Jadi jika anda merasa memiliki semua kriteria diatas tadi maka anda harus bersyukur dengan teramat sangat kepada Sang Pemberi yang telah menciptakan anda sedemikian rupa.
Kulit adalah suatu elemen tubuh yang berfungsi sebagai pelindung sekaligus sebagai lambang kecantikan bagi setiap orang terutama wanita. Wanita yang cantik selalu identik dengan kulit yang cantik pula, meskipun warnanya tidak harus putih, kadang kuning, coklat, bahkan bisa jadi hitam. Untuk itu sebagian orang rela mengeluarkan kocek yang besar demi menjaga kecantikan kulitnya atau merenovasi kulitnya sedemikian rupa sehingga menjadi terlihat lebih cantik dan sedap dipandang.
Selain cantik, kulit juga terdiri dari 3 jenis yaitu berminyak, normal dan kering dan ada juga kulit sensitive. Untuk kulit berminyak bisa ditandai dengan wajah yang selalu terlihat berkilat dan terlihat basah seperti berkeringat. Kulit berminyak ini termasuk kulit bermasalah, karena berlebihnya minyak di wajah membuat maku up cepat luntur, dan cepat kotor, sehingga perlu penanganan kebersihan yang lebih intensif. Namun kulit berminyak ini mempunyai kelebihan tidak cepat keriput.
Beruntunglah yang memiliki kulit normal karena perawatannya lebih mudah dan tidak memerlukan banyak biaya dan waktu. Sedangkan untuk jenis kulit kering lebih banyak permasalahan yang terjadi, karena kulit ini mudah sekali rapuh, cepat keriput dan bisa jadi sangat kering. Selain itu kadang bersisik dan kadang jika ternoda karena gatal atau luka, akan sulit untuk dikembalikan. Untuk itu perlu perawatan ekstra dan juga harus diperhatikan segi kebersihan dan kelenturannya. Pokoknya rada ribetlah untuk yang empunya kulit kering ini, kecuali kalo memang mau terima apa adanya.
Saya punya resep yang diambil dari tabloid kecantikan, untuk perawatan kulit bersisik dan kulit bernoda
Resep Utuk Kulit Bersisik/Kering
4 lb daun salam
1 lb daun sereh
50 gr asam jawa
3 bh jeruk nipis / limo
½ sdt garam dapur
Semua bahan direbus dalam 500 ml air hingga tersisa 400 ml
Sebelum dingin ceburkan 6 kuntum melati
Dinginkan lalu saring dan simpan di lemari pendingin
Bahan lulur :
200 ml air rebusan
100 ml santan kental
2 sdm tepung beras putih
1 sdm tepung ketan putih
Usapkan merata ke seluruh tubuh sambil dimassage
Lalu diamkan selama + 5 menit
Dipakai seminggu 2 x
Resep untuk Kulit Bernoda :
4 lb daun sirih
50 gr asam jawa
3 buah jeruk nipis
1 sdm daun the
Direbus dalam 500 ml air sampai tersisa 400 ml
Sebelum dingin ceburkan 6 kuntum melati
Dinginkan lalu saring dan simpan di lemari pendingin
Bahan Lulur :
200 ml air rebusan
50 ml susu kedelai
2 sdm tepung beras putih
2 sdm tepung ketan putih
Biji jagung muda dari 2 tongkol yang sudah diblender
½ batang lidah buaya yang sudah dibuang durinya dan sudah di blender
3 kuntum bunga turi
Tambahkan minyak kayu putih sebelum di massage.
3 comments August 19, 2008
Nyamuk
Pernahkah terlintas di pikiran anda tentang nyamuk?
nyamuk adalah serangga kecil yang dapat membuat manusia menjadi repot karenanya. Dalam Al Qur’an di surat Albaqoroh diceritakan bahwa nyamuk ada suatu perumpamaan yang sangat rendah, dan dunia digambarkan lebih rendah dari sayap nyamuk. Suatu penggambaran bahwa dunia yang heboh dan terlalu banyak pernak-perniknya ini tidaklah sebanding dengan nyamuk dan dianggap sangat tidak berarti dibanding negeri akhirat. Ini merupakan salah satu peringatan bagi orang yang ingkar terhadap nikmat yang telah diberikan Alloh kepada manusia.
Seekor nyamuk bisa membuat kita kehilangan sesuatu yang sangat berharga, yaitu nyawa. Dari satu nyamuk ini bisa menimbulkan penyakit yang sangat berbahaya seperti demam berdarah, cikungunyah, kaki gajah dan malaria. Belum lagi akibat lain dari gigitan serangga yang bisa menyebabkan kulit menjadi merah, bentol-bentol, gatal dan bisa berlanjut sampai ketingkat yang lebih serius, atau bisa jadi korengan.
Betapa banyak usaha yang dilakukan untuk membinasakan keberadaan binatang kecil ini yang menjadi telah sentra bisnis besar dan selalu berkembang dari zaman ke zaman. Produsen obat nyamuk terus bertambah dan selalu mengadakan penelitian untuk keampuhan daya bunuh obat yang dipakai untuk membinasakan nyamuk. Jenis perusahaan inipun terus bertambah, dari mulai obat nyamuk bakar, elektrik, semprot, lampu penjebak nyamuk atau lebih top dengan nama black hole, obat untuk fogging dan lain sebagainya.
Sudah sejak lama usaha pemusnahan nyamuk dilakukan, namun nyamuk tidak pernah habis dan selalu berkembang biak dengan cepat. Kebiasaan untuk membiarkan air tergenang, menggantung pakaian dan membiarkan barang menumpuk tanpa melakukan pembersihan yang benar bisa mempercepat pertumbuhan dan perkembangan nyamuk. Untuk itu peringatan yang berbentuk iklan, spanduk dan lain sebagainya sering kali diulang-ulang untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya nyamuk.
Banyak penelitian dilakukan sebagai usaha untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Dari pengobatan tradisional maupun pengobatan modern dilakukan orang untuk menghilangkan penyakit, namun belum banyak yang berhasil menemukan satu serum atau satu obat yang bisa menyembuhkan dengan tuntas.
Dari nyamuk saja bisa dihasilkan bermilyar uang dan bisa menyebabkan kesibukan yang luar biasa. mungkin itulah sebabnya Alloh memberi perumpamaan serupa nyamuk.
Add comment July 29, 2008
untung
tgl 20 juli, pas hari minggu, pagi-pagi udah diajakin ke taman mini buat olah raga. pertama ikutan senam massal di lapangan parkir utara, terus main bola di lapangan tugu, terus keliling taman mini….. rencana mau ngajakin tiara dan dude naik kereta gantung, tapi kok perasaan ga enak, inginnya buru-buru pulang. ya udah akhirnya pulang deh, padahal belum jam 11…..
tapi kegiatan belum berhenti sampai disitu, masih ada lagi kelanjutannya…. kali ini ke cibubur dan sekitarnya untuk mencari keramik yang mau dipasang di ruang tengah, dapur dan ruang tamu plus area depan. Padahal sudah dari beberapa bulan yang lalu mau beli keramik, kok baru bisa ketemu waktu yang pas sekarang, adaaaa aja yang membuat hari sabtu dan minggu pergi keluar, baru kali ini bisa diam di rumah…. dan juga setelah kontak lagi dengan tukang yang mau masang, baru dua minggu lagi bisa dipasangin keramik…. padahal udah ga tahan nih lihat rumah berantakan, ga beres-beres.
masih berlanjut di keramik, akhirnya dapat deh warna dan corak yang cocok buat berdua………. seperti biasa pembayaran dilakukan pada saat barang datang, jadi di sana cuma kasih uang muka tanda jadi. terus pulang dari toko keramik, acara berlanjut ke cibubur buat minum es kelamud . siang-siang panas begini memang paling enak buat minum kelapa muda.
baru mau memejamkan mata ketika ada orang yang mengetok pintu dan memberi salam…. wah tukang keramik sudah ngirim barang…. alamat harus keluar rumah lagi nih, kan tadi belum jadi ambil duit di atm. tapiiiii apa yang terjadi????? ternyata atm itu tidak berada di tempatnya. tidak ada di tas, tidak juga ada di dompet….. dimana dong??? bingung dan agak panik juga, karena keramik yang harus dibayar lumayan banyak. Untungnya barang yang dikirim baru 2 model aja, belum semuanya…. dan pembayarannya juga hanya senilai barang itu. masih untung dan alhamdulillah, ternyata masih ada uang simpanan di rumah yang jumlahnya cukup buat bayar sesuai barang yang di kirim, kalo ga ada….. aduh malu banget deh, masa keramiknya diangkat lagi dan dikembalikan ke toko….. apa kata dunia.
sampai di kantor, bongkar laci atas, tengah dan bawah, bongkar juga filling cabinet…. ternyata itu benda kecil tidak ketemu juga. Terakhir digunakan pada hari jum’at 4 juli lalu, buat bayar biaya bulanan… setelah itu aku lupa karena tidak memerlukan uang dalam jumlah besar….. kemana yah atm gue???
masih Alhamdulillah, setelah minta tolong suami untuk mengecek saldo ternyata tidak berkurang, berarti atm berada di tempat yang aman, tapi dimana yah? mudah2an nanti sore atm instannya jadi, biar urusan bayar membayar keramik bisa segera terlaksana. Makasih ya Pah, sudah mau repot ngurusin atm…..
ada untung lagi, untung suami punya teman di Mandiri…… serba untung.
jadi ingat hadis Nabi : Beruntunglah orang muslim itu, kalo ia mendapat kenikmatan ia bersyukur, dan kalau mendapat musibah dia bersabar……. bersyukur dan bersabar menambah keimanan kepada Alloh SWT.
Add comment July 21, 2008
bulan purnama terus
Sekarang tiap kali bulan purnama, kami juga makan di halaman meskipun tidak bisa duduk di tikar, karena halamannya belum rapi dan lagi kalo duduk di tikar bulannya akan terhalang tembok. gak seru banget deh. tapi, dimanapun, kapanpun aku selalu suka dan cinta sama bulan, mau purnama mau sabit atau setengah. cahayanya selalu memberikan ketenangan dan keindahan. mengingatkan bahwa ada yang menciptakan semua keindahan yang menyertainya.
bulan oh bulan indah nian menawan engkau ciptaan tuhan penerang malam
bulan oh bulan tanpa mu malam kelam tak lelah kau bersinar hingga datang sang fajar…….
Add comment July 21, 2008
SAFARI GARDEN
Dalam rangka memperingati Hari Ultahnya kantor, seluruh karyawan dan berbagai bidang yang terkait dengan kegiatan kantor berangkat bersama menuju Safari Garden Hotel. Pelaksanaan dimulai pada jam 1.30 WIB dimana seluruhnya berkumpul di lapangan upacara dan dilanjutkan dengan perjalanan menuju Cisarua, dengan bis-bis besar dan berbagai jenis mobil dinas para pejabat teras.
Tidak terasa perjalanan terlalu singkat, karena nun di depan sana ada fourrider (bener ga yah ejaannya kalo salah harap maklum deh) dengan sirine yang meraung-raung menghalangi dan atau membuat para pengguna jalan yang lain menepi untuk memberi jalan. Serasa jadi orang penting kali ini.
Udara sejuk menyambut kedatangan kami dan diiringi musik khas Sunda yang menyejukkan hati. Sayangnya pengendara bus terlalu birokrasi, sehingga semua penumpang diturunkan di lapangan tempat parkir bus, yang menyebabkan kami harus berjalan kaki sambil menenteng/menggendong bawaan masing-masing, capek deh.
Ada komentar teman yang melihat tas yang aku bawa begitu besar dan berat…
“Mbak, isinya apaan tuh, gede banget…, bawa tipi yah?”
“Bukan kali, bawa kompor, ntar kan langsung buka lapak….” sahut yang lain sambil tertawa geli
Tentu saja aku cuex dan ga peduli, dan memberi komentar kalo aku ini perempuan, so pasti banyak bawaan yang diperlukan mulai dari baju dalam sampai penutup kepala, belum lagi aneka sandal, sepatu, dan alat2 mandi…. huh memang berat banget nih.
Setelah berjalan dan bertanya beberapa kali dengan petugas hotel, akhirnya ketemu juga tempatku menginap. Lokasinya strategis dekat pintu masuk, di depannya ada taman bermain untuk anak2 dan lapangan olah raga, selain itu juga dekat dengan restoran tempat kegiatan utama dilangsungkan, yaitu makan dan hiburan. Alhamdulillah.
Tidur bertiga dalam satu kamar, dengan satu double bed dan satu kasur tambahan. Lumayan, empuk dan hangat. Ada kulkas, televisi 21 inch, lemari baju, meja rias, washtafel dan tentu saja kamar mandi dengan kloset duduk dan standing shower dengan air panas dan dingin.
Sampai di tempat, aku langsung mandi, ganti baju dan sholat ashar. Lalu duduk manis di depan tv sambil menunggu teman yang lain rapi. Lalu kami makan nasi padang sebungkus bertiga, karena seusai sholat mahgrib acara makan malam dimulai. Belum lama berlalu datang teman karibku mengajak keluar buat ketemu teman lain seangkatan. Di restoran sedang ada persiapan untuk acara nanti malam, aku ngobrol disini dengan teman dari Pusdiklat dan berfoto ria.
Kembali ke ruangan untuk sholat maghrib, dan siap-siap buat makan malam. Menuju hall restoran untuk acara makan malam bersama diiringi musik oleh seorang penyanyi yang lumayan cantik, tapi kalo di lihat di layar tv, bodynya agak gendut. Lumayanlah suaranya merdu, bisa memanjakan kuping yang memang sudah lama tidak mendengar live show music. Tidak memanjakan mata, karena mata ini memang melulu melihat teman-teman yang setiap hari juga ketemu, walau ada sedikit perbedaan, yaitu tidak berseragam….. Makanannya biasa aja tuh, ga ada yang enak dan melihat antrian yang panjang mungkin aku akan berpikir tiga kali untuk ikut mengantri, tapi karena posisi duduk ada disebelah meja hidangan, ya berarti punya prioritas mengambil tanpa perlu antri dong.
Malam turun perlahan, dan suara hingar music di hall masih terus terdengar, tapi aku sudah melangkah keluar, menikmati udara dingin puncak dan menikmati hangatnya jagung bakar. Karena seorang teman ga kuat dengan udara dingin dan bolak balik pipis melulu, akhirnya kembali lagi ke kamar buat istirahat.
Malam pertama tidur tanpa Tiara dan Dude disampingku, rasanya bener-bener ga enak. Seorang teman berkirim sms dan akhirnya sms-san sampai tengah malam, setelah itu bengong sampai jam 2 pagi dan terlelap sampai pagi menjelang alias sudah jam 6. Suara adzan subuh yang sanget keras tidak membangunkan aku dari tidur….mungkin saking ngantuknya.
Bangun tidur, mandi, sarapan sambil dengerin musik dan penyanyi lokal yang ikut dalam lomba menyanyi, nonton volley, mengambil voucher door prize dan keliling kompleks hotel bersama tiga rekan yang lain. Suasana jadi berbeda sekarang, merasa bener-bener bebas dari tugas seorang ibu, seorang istri dan seorang karyawan…. menjadi diri sendiri tanpa ada beban yang mesti dipikul. Berempat kami berjalan dan mencari pose-pose lucu sebagai kenangan dari perjalanan yang mungkin tidak akan terjadi lagi sampai pensiun nanti. Karena momen ini bisa jadi yang pertama dan yang terakhir. Bebas melangkah, bebas bergaya dan bebas tertawa.
Setelah itu berlanjut ke makan siang, sholat zuhur dan nonton pertandingan volley TNI AU melawan TNI AL. Ketemu rekan senior yang pernah sama-sama satu bagian, akhirnya malah jadi curhat. Curhat, betapa sekarang suasana semakin tidak kondusif lagi, persaingan menuju ke tingkat kekuasaan makin kuat dan bahkan tidak ragu untuk makan tulang kawan, betapa sekarang banyak manusia yang takut tidak termasuk dalam garis kekuasaan, sehingga harus memiliki dua wajah yang berbeda., mengerikan. Dan betapa sulitnya untuk dapat duduk di sebuah kursi dimana hati merasa sendiri dalam keramaian.
Seorang pejabat Eselon sambil naik ayunan bilang “begini nih, soalnya masa kecil tidak bahagia.” sambil tersenyum.
“Karena itukan Bapak mengirim kita ke sini” jawab saya, dan kami semua tertawa geli.
Sore menjelang, pertandingan sudah berakhir, dan waktunya untuk mandi, sholat ashar dan mencari kamar buat tidur Tiara dan Dude yang akan menyusul nanti malam. Sebelum itu tukar voucher dengan uang Rp 150.000,- sebagai door prize awal.
Oh ya malam ini adalah malam terakhir yang merupakan puncak acara, yaitu penyerahan piala bagi para pemenang pertandingan dan malam final untuk para peserta lomba menyanyi…. dengan dipandu Akri Patrio dan Memet sebagai MC. Memang meriah acara malam ini, belum lagi diawali dengan adanya tarian manusia karet yang sangat lentur, membuat berpasang mata kagum dan atraksi badut Safari. Tentu saja malam ini juga malam door prize bagi semua yang hadir. Ada 30 barang yang akan diundi, siapakah gerangan yang akan beruntung malam ini.
Semua berpakaian batik rapi. para lelaki tampil elegan dan para wanita tampil cantik, setidaknya sangat berbeda dibandingkan pada hari-hari kerja. Semua terlihat bersinar, dibawah cahaya lampu yang berpendar kemilau dan memberi efek segar di wajah yang tersiram sinar, terutama para wanita, hampir seluruhnya terlihat cantik dan mempesona.
Malam ini aku duduk di kursi yang sama dengan malam sebelumnya, di dekat meja hidangan di lantai dua. Mengamati wajah teman-temanku yang berkilauan, dan tentu saja mengamati dua orang didepanku yang sudah menjadi teman tidur kemarin… dua perempuan dewasa, yang juga merasa termarjinalkan oleh keadaan dan situasi yang sudah sangat berbeda dan tentu persaingan yang semakin meruncing.
Alhamdulillah, salah satu door prize itu menjadi milikku, setidaknya ada yang bisa menjadi kenangan bahwa aku pernah meninggalkan keluarga, untuk melakukan suatu aktivitas yang sebenarnya tanpa kehadirankupun, semua akan tetap berjalan sempurna, karena aku bukan bagian dari aktivitas itu, karena aku adalah bagian dari penggembira. Maafkan mama, nak.
Tak lama kemudian anak-anak tiba, bersama papa dan om mereka. Aku mengajaknya bermain di lapangan bermain, dan mengajak mereka tiduran di kasur. Udara dingin membuat mereka cepat terlelap. Acara masih belum selesai, dan dua orang temanku masih di atas. Akhirnya aku menunggu mereka sambil menikmati hangatnya minuman bandrek berdua….
Hampir tengah malam setelah tiga kali bolak-balik dan keluar masuk penginapan, berdiskusi dengan teman-teman dan panitia, akhirnya kami memutuskan untuk tidak mengikuti safari track. Kedua anak mungil ini tentu tak akan kuat dengan medan pegunungan yang mendaki, dan juga ada berita bahwa Ibu Kepala tidak suka ada anak yang ikut serta dalam acara ini….. wow, cari selamat aja deh. Selamat dalam artian tidak akan ada omongan di kemudian hari dan selamat dari aktivitas yang akan melelahkan badan kedua anakku. Pulang yuuuuuu……kk.
Selamat malam teman-teman, selamat tidur, siap-siap untuk berangkat ke medan selanjutnya yang lebih curam dan terjal. Semoga kalian akan kembali dengan keadaan sehat dan bertambah bugar.
Akhir Maret 2008
Add comment April 16, 2008
HAH
Sore kemarin tiba-tiba hujan turun disertai gluduk kecil, meskipun matahari masih memancarkan sinarnya dengan terang benderang. Wah sesuatu yang harus aku umumkan nih, terutama ke salah seorang teman yang menanyakan aku tinggal di negara bagian mana.
Dengan segenap keberanian yang harus dengan cepat kukumpulkan (harus cepat, karena fenomena alam tidak berlangsung lama), akhirnya aku berani menanyakan nomor yang bisa dihubungi. Yup, tidak sampai lima detik, smspun melayang.
Jawaban yang sama “tinggal di negara bagian”….. tuh masih juga tidak percaya dengan apa yang aku tulis untuk kedua kalinya, padahal aku cuma ingin dia mengerti dan melihat langsung fenomena alam yang terjadi di sekitarku. Mungkin di tempat dimana dia berdiri tidak terjadi hal yang sama, meskipun jarak diantara kami hanya dibawah 50 Km. Who knows?
setelah tiga kali berbasa-basi (atau bahasa basi) sms berakhir. Haripun bergulir malam, dan aku sudah melupakan peristiwa sore yang cukup membuat grogi….. nanya no hp gitu lho!!
HAH ternyata….. pagi ini dibahas lagi, di milis lagi…. bikin muka jadi panas gak karuan, untung aja orangnya tidak ada di depan mata, bisa tambah bingung dia, lihat ke mukaku cuaca sangat cerah dengan suhu sampai diatas 33 derajat Celcius, sementara di tangan udara kutub menguasai dengan suhu di bawah nol….. lho kok bisa?????
Suwer ewer-ewer, aku ga pernah ketemu, bertatap muka, apalagi bersinggungan dengkul. Aku tidak pernah berangkat kerja naik kereta jabotabek, atau ke bandung naik KA, atau naik bis ke suatu tempat yang memungkinkan kita pernah ketemu. Aku berangkat kerja dengan roda dua kesayangan atau mungkin dengan roda empat yang kadang-kadang aja aku mau….. Pokoknya tak ada ruang dan waktu dimana akan terjadi interaksi dan terjadi suatu irisan himpunan dimana aku dan dia bisa bersama.
Ada sesuatu yang bikin aku jadi berfikir….. sesuatu yang menarik alam bawah sadar, yang mampu membuat rona merah jingga berubah ungu dan biru… yang melunturkan tembok-tembok keangkuhan menjadi senyum tanpa makna….. sesuatu yang bisa kunikmati sendiri dalam dunia maya, yah dunia maya. Dan aku tak mau ini berubah menjadi nyata……serem tauuuuu.
1 comment March 12, 2008