biarlah
kalaupun harus terus begini
mungkin tak apa
gundah itu menuju tempatnya bermuara
dan aura kan membawa kembali kepada pemiliknya
kalaupun ada kekuasaan yang mendominasi
hingga tak penuh seutuhnya murni
bukan karena tak ada kemampuan tuk menolak
bukan tak kuasa menghimpun tenaga
tapi semua menjadi sia-sia
dalam ruang dinding tebal tak berpori
yang selalu menjadi raja dunia
yang dirasakan setiap mahluknya
kalaupun semua menjadi kian semu
karna adanya nilai-nilai yang harus dipenuhi
biarlah dia mengalir bersama waktu
tak akan cukup energi tuk menentangnya
karna
kanvas hidup mencari warna
kan kupoles biru dari merah yang dibawanya
kan kuulas kuning dari jingga yang menyertainya,
karna rasa adalah kejujuran yang terkuak
karna rasa terbentuk dari nurani yang mengembara, bukan dari sesuatu yang tersedia
karna kejujuran mengantar bukan dari “ada apanya” tapi dari apa adanya
disini
kupersembahkan baginya
taman hati penuh bunga
dimana selalu tumbuh dan mekar tanpa henti
tanpa lelah, menebar aroma dan keharuman yang suci
when i can’t sleep well
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to comments via RSS Feed