Tak Bertepi
January 8, 2009
rh241
Ketika jemari lemah ini terkepal
mencari suatu kekuatan yang tersembunyi
menarik, menahan dan melepaskan
warna-warnapun bermunculan dari balik kelopak mata yang terpejam
merah jingga, hijau, coklat, kuning, abu-abu dan ungu
Sebentuk hati mencuat dalam hening
nyaris tak bermakna bagiku
letih jiwa dalam penat yang mendera
dan hasrat hati yang mesti dikubur jauh dilubuk yang terdalam
perlahan mulai merona
memberi kesegaran dan ketenangan
kugapai sesuatu
namun gamang terasa nurani
inikah jalan-Mu ya Robbi ?
atau aku tenggelam dalam kegelapan tanpa cahaya-Mu di terangnya dunia yang Kau cipta
tapi……
masih ada secercah rindu yang tak bertepi.
Entry Filed under: Puisi
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to comments via RSS Feed