Archive for May, 2008
Akhirnya BBM Naik Juga
Kalo kenaikan kelas tentu membuat murid dan para orang tua senang, tapi BBM berita kenaikannya sudah tentu membuat panas telinga yang mendengar. Akibatnya demo terjadi dimana-mana, meskipun ternyata hal itu tidak mempengaruhi keputusan yang sudah diambil oleh pemerintah untuk menaikkan BBM (6.000 perak boo!)
Bukan cuma di masyarakat saja tetapi dampaknya langsung terasa di hati. Hati ini jadi miris melihat betapa uang semakin tidak berharga, dan kesejahteraan semakin sulit dijangkau. Sebagian orang yang biasa mengendarai mobil mungkin dapat mengurangi kegiatan yang menggunakan mobilnya, namun sebagian lagi yang memang hanya menanggung dampak kenaikan BBM ini tidak dapat bertindak apa-apa. Mau melakukan penghematan yang mana lagi seandainya memang harus berhemat, karena penghasilan yang ada sudah tidak mampu untuk mencukupi pangan dan pendidikan.
Sejak tanggal 24 Mei 2008, hati ini selalu bersedih karena tak tahu mesti melakukan apa? Melakukan sesuatu yang bisa bermanfaat bagi orang banyak. Setidaknya melakukan hal yang tidak membuat mereka semakin merasakan beratnya untuk menjalani kehidupan ini. Tapi apa??????
Tengok di sekitarku, ada penjual nasi goreng yang sekarang omzetnya semakin turun, Pedagang mainan anak-anak yang semakin sepi dari pembeli, pedagang soto dan ayam bakar yang juga mulai mengurangi dagangannya, pedagang buah yang buahnya mulai menghitam karena tidak laku dan rumah makan tahu goleng yang akhirnya tutup. Pedagang voucher masih tetap bertahan, mungkin karena orang berfikir bahwa pulsa telpon lebih penting dari yang lainnya. Entahlah.
Beberapa kali di jalan berpapasan dengan mahasiswa yang akan berdemo, aku sempat berpesan “hat-hati yah….. jangan berantem sama polisi.” Kasihan juga mereka, berdemo atau tidak berdemo, pemerintah tetap tidak bergeming dengan keputusannya. Menyebalkan sekali.
Merenda hari yang kian memburam
seperti langit yang mendung tanpa adanya hujan
sepenggal lara yang ikut tertanam dihati
mungkin sama seperti yang mereka rasakan
para nelayan yang tak mampu lagi berlayar
para petani bawang yang tak bisa lagi memompa air untuk ladang
para pedagang yang kesepian pembeli
dan pengangguran yang tak bisa memberi makan anak isteri
akan kemanakah negeri ini berlabuh ya Alloh
ditangan para pemegang kuasa yang memikirkan kepentingannya sendiri
semakin merepih perih dan hancur
Add comment May 27, 2008
SEMOGA
Sepi tiba-tiba melingkup
hening senyap menyergap
terasa merinding bulu kuduk
ketika kusadari hari mulai gelap
nanar kulihat pandang mata mereka
satu persatu kupeluk tuk beri kekuatan jiwa
tak perlu takut pada sesuatu yang tak nampak
tak perlu takut pada sesuatu yang tak pasti
ada kekuatan semesta yang selalu melindungi
kekuatan Sang Maha yang tak terkalahkan siapapun
juga mahluk laknat bernama kuntilanak
malam beranjak turun dengan cepat
dan pergi dengan sangat lambat
namun kupastikan diri
kupastikan semua akan baik-baik saja
karena Alloh ada dalam kekuatan iman
yang memenuhi rongga dada.
selalu kupanjatkan doa
semoga kami mendapat kasih sayang-Nya
mendapat kekuatan besar yang dimiliki-Nya
tuk selalu berada di jalan-Nya
aaamiiin.
Add comment May 2, 2008